PKB Kaltim Dorong Regenerasi Kepemimpinan Lewat Muscab Serentak 2026

Foto bersama Musyawarah Cabang (Muscab) X serentak Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat kabupaten/kota se-Kalimantan Timur di Balikpapan, Rabu (8/4/2026) (Foto: Rn).
banner 120x600

Borneokita.com, BALIKPAPAN –  Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam memperkuat regenerasi kepemimpinan partai melalui Musyawarah Cabang (Muscab) X serentak Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Kalimantan Timur yang digelar di Ballroom Nop Hotel Balikpapan, Rabu (8/4/2026).

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Kalimantan Timur, Syafruddin, dalam sambutannya menegaskan Muscab kali ini tidak sekadar agenda rutin organisasi. Namun, menjadi ruang strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja partai.

Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi partai. Meneguhkan komitmen serta memastikan arah perjuangan politik ke depan berpihak pada kebenaran.

Ia menyebutkan, hajatan ini menekankan pada beberapa point penting. Di antaranya, evaluasi, menyusun progam dan aksi nyata, serta pergantian struktur.

Lebih lanjut, ia menambahkan evaluasi mencakup identifikasi penyebab kegagalan serta faktor keberhasilan dalam menjalankan program dan strategi politik di tengah masyarakat.

Kemudian, forum Muscab juga difokuskan pada penyusunan program dan aksi nyata PKB yang lebih berpihak kepada rakyat, khususnya di Kalimantan Timur.

“Agenda ini memiliki tiga hal penting yang akan dibahas, yaitu evaluasi, penyusunan program dan aksi nyata bagi masyarakat,” ujarnya pria yang sering disapa Bang Udin atau Udin.

Bang Udin menekankan pentingnya kehadiran partai yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Tidak hanya dalam bentuk wacana, tetapi melalui langkah konkret yang dirasakan manfaatnya.

Tak kalah penting, agenda Muscab juga mencakup proses pergantian struktur kepengurusan, sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan.

Menurutnya, dinamika pemilihan dalam tubuh partai merupakan langkah sehat untuk melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang berintegritas, berkualitas, dan memiliki semangat juang tinggi dalam membesarkan partai.

“Serta pergantian kepengurusan, mungkin ada yang tetap melanjutkan kepemimpinan atau yang akan berganti. Ini adalah dinamika atau dinamisasi, namun pada prinsipnya adalah untuk mewujudkan harapan partai,” sambungnya.

Bang Udin mengingatkan seluruh kader PKB untuk terus merealisasikan manifesto politik partai. Kader diharapkan menjadi pelopor pembangunan, sekaligus pelindung dan pejuang rakyat.

Terlebih bagi kader yang duduk di kursi legislatif, diminta untuk memberikan perhatian serius terhadap kepentingan masyarakat. PKB harus memastikan aspirasi rakyat dapat diperjuangkan secara maksimal.

Dalam arahannya, Syafruddin menegaskan pentingnya menerapkan politik keteladanan. Artinya, setiap kader PKB harus mampu menjadi contoh di tengah masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kader PKB harus rendah hati, tapi tidak rendah diri,” tegasnya, yang disambut antusias oleh para peserta Muscab.

Ia juga menyoroti pentingnya politik kehadiran, di mana kader PKB wajib hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Ia menilai, PKB lahir dari kalangan rakyat kecil (mustadhafin), sehingga sudah menjadi kewajiban moral bagi partai untuk terus memperjuangkan hak-hak masyarakat, khususnya di Benua Etam.

Legislator DPR-RI dapil Kaltim itu berharap melalui Muscab tersebut diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis yang tidak hanya memperkuat internal partai, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Dengan semangat regenerasi dan keberpihakan kepada rakyat, PKB optimistis mampu terus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Kita lahir dari golongan rakyat kecil (Mustadhafin), maka sudah selayaknya partai terus memperjuangkan hak yang berpihak pada kepentingan masyarakat kecil,” pungkasnya.

Di sisi lain, sambutan penuh makna, arahan, dan semangat juga disampaikan oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Ahmad Iman Sukri.

Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Muscab tersebut sebagai bentuk soliditas dan kesiapan partai dalam menghadapi tantangan politik ke depan.

Dalam pesannya, ia menekankan bahwa kekuatan utama PKB tidak hanya terletak pada tingkat pusat, melainkan justru berada di akar rumput, yakni pada jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga ranting.

Menurutnya, para kader di tingkat bawah inilah yang menjadi ujung tombak partai karena bersentuhan langsung dengan masyarakat serta mendengar aspirasi warga secara nyata.

“Kekuatan PKB bukan pada tingkat pusat, melainkan pada jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) atau ranting. Ia menilai, kehadiran para kader militan yang bersentuhan dan mendengar langsung aspirasi warga sekitar,” pesannya.

Sebagai informasi, kegiatan lima tahunan ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Fraksi PKB, serta anggota DPRD kabupaten/kota se-Kaltim. Selain itu, sejumlah perwakilan partai politik tingkat provinsi seperti Golkar, PDI-P, NasDem, Perindo, dan Gerindra juga tampak hadir, menambah semarak suasana kegiatan.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kaltim. (*Rn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *