Borneokita.com,KUTIM – Koordinator Cabang Cermin Muda Indonesia Kutai Timur (CMI-Kutim) Rail Fauzan menyoroti kondisi debu di wilayah Sangatta yang selalu dikeluhkan oleh masyarakat.
Menurutnya kondisi ini tidak seharusnya disepelekan oleh pemerintah kabupaten Kutai Timur.
“Jalanan utama Sangatta yang setiap harinya dikeluhkan oleh masyarakat, sudah sangat parah namun Pemerintah seolah bungkam untuk melakukan tindakan” ucapnya.
Rail mengungkapkan wilayah kota Sangatta seharusnya menjadi kota yang ideal, sebagaimana pendapatan daerahnya yang berada di atas rata-rata.
“Selain mengganggu pengendara debu ini juga berdampak pada kesehatan, kota Sangatta yang notabene memiliki APBD yang luar biasa seharusnya menjadi kota yang ideal bagi masyarakat, tapi bagaimana mungkin itu bisa terwujud jika persolan debu yang sudah bertahun jadi keluahan pun tidak mampu diatasi, belum lagi pencemaran udara yang semakin meningkat” tuturnya
Selain itu, Korcab CMI Kutim menekankan agar pihak yang berwajib melakukan penyiraman secara rutin khusunya di jalan utama kota sangatta.
“Saya rasa harga yang harus dikeluarkan untuk melakukan penyiraman rutin di jalanan utama kota Sangatta, tidak perlu mengeluarkan harga yang begitu besar, tapi ini justru seolah disepelekan” jelasnya.
Menurut Rail Fauzan, persolan debu ini harus Segera di tangani secepatnya oleh pemerintah kabupaten. Karena berbagai dampak negatif yang akan ditimbulkan kedepannya.
“Seharusnya ada solusi yang kongkrit dari pemkab terkait persoalan ini, karena selain mengggagu keamanan dan kenyamanan masyarakat, masalah debu ini juga bisa menimbulkan penyakit yang berbahaya, jangan sampai dikemudian hari persolan ini menimbulkan persolan yang baru” jelasnya.
