Andriansyah Dorong Penyediaan TPU, Minta Lokasi Segera Dipastikan

Foto: Anggota DPRD Samarinda, Andriansyah (20/10/2026)

Borneokita.com,SAMARINDA – Kebutuhan lahan pemakaman menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang mendapat perhatian Anggota DPRD Samarinda, Andriansyah. Ia menilai ketersediaan tempat pemakaman umum (TPU) perlu dipastikan karena sebagian warga mulai kesulitan mencari lokasi pemakaman ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

Andriansyah mengatakan persoalan tersebut bukan sekadar kebutuhan fasilitas umum, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, ia mengaku pernah membantu pengadaan lahan pemakaman bagi warga dengan pola pembiayaan bersama.

“Bagi saya, persoalan pemakaman ini merupakan ujung dari kehidupan kita. Ketika warga mengeluhkan kebingungan mencari tempat pemakaman, saya merasa ini harus dibantu. Waktu itu harga tanahnya sekitar Rp150 juta dan saya minta dibagi dua, Rp75 juta dari saya dan Rp75 juta dari warga,” kata Andriansyah Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, bantuan tersebut diberikan bukan semata-mata untuk kepentingan politik. Ia mengaku keputusan itu diambil karena melihat kebutuhan masyarakat yang memang mendesak.

“Saya belum tentu dipilih oleh warga tersebut, tetapi saya punya keyakinan bahwa persoalan ini penting. Kalaupun saya tidak dipilih, setidaknya ada amal yang sudah saya lakukan untuk masyarakat,” ujarnya.

Kini, Andriansyah mendorong agar rencana penyediaan TPU baru dapat segera memiliki kejelasan lokasi dan administrasi. Ia meminta pihak terkait membantu memastikan titik lahan sekaligus menyiapkan gambaran kebutuhan pemakaman tersebut.

Ia menyebut apabila status lahan dan administrasinya telah selesai, proses berikutnya dapat diarahkan pada penataan kawasan sehingga TPU tidak sekadar menjadi lahan pemakaman tanpa sistem yang jelas.

“Kalau titiknya sudah ditentukan, gambaran dan proses administrasinya dibuat. Kalau pematangan lahannya sudah selesai dan SK atau hibahnya sudah jelas bahwa lahan itu ditunjuk sebagai TPU, nanti kita bisa lanjutkan penataannya,” jelasnya.

Andriansyah bahkan menginginkan TPU tersebut nantinya ditata secara lebih modern dan teratur, termasuk memiliki blok, jalur serta alamat makam yang jelas. Menurutnya, sistem tersebut akan memudahkan keluarga menemukan makam anggota keluarganya.

“Jangan sampai seperti pemakaman yang hanya penting ada lahan kosong, lalu digali. Kita harus merencanakan blok, jalan, alamat dan petanya. Jadi ketika keluarga datang, mereka tahu makam orang tuanya atau neneknya ada di blok mana dan nomor berapa,” pungkasnya. (ADV/DIN/NI/DPRD Kota Samarinda)

Penulis: AhmadinEditor: Suharni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *