Borneokita.com,BONTANG – Tokoh Pemuda Kutai Timur, Fazillahnur mendorong kerja sama dengan Kepala Lapas Bontang, Agus Wahono untuk mencegah peredaran narkoba.
Menurutnya, perang lawan narkoba tidak bisa hanya diserahkan ke aparat. Pemuda harus ikut turun langsung.
“Pemuda harus ambil peran nyata. Kami ingin bangun sinergi dengan Lapas Bontang, mulai dari pencegahan, edukasi, sampai pembinaan warga binaan,” kata Fazillahnur.
Ia berharap di bawah kepemimpinan Agus Wahono, Lapas Bontang terus memperkuat pengawasan, pemeriksaan barang masuk sesuai prosedur, dan keterbukaan informasi untuk membangun kepercayaan publik.
Selain pencegahan, Fazillahnur juga mendorong pembinaan warga binaan lewat pelatihan kerja.
“Jangan hanya dicegah, tapi dibina. Beri mereka keterampilan seperti wirausaha, pertanian, perikanan, las, dan barbershop. Jadi saat keluar nanti mereka punya bekal hidup yang lebih baik,” ujarnya.
Fazillahnur juga berkomitmen mendorong Deklarasi Antinarkoba di Kutai Timur dengan melibatkan pemuda, ormas, tokoh masyarakat dan pemerintah.
“Perang lawan narkoba butuh keberanian dan kerja sama. Pemuda tidak boleh diam. Kita harus jadi bagian dari solusi,” tutupnya.
Tentang Fazillahnur:
Tokoh Pemuda Kutai Timur – Gerakan Antinarkoba.
