PMII Komisariat UINSI Samarinda gelarkan Mimbar Bebas “

Foto : Puluhan kader PMII (pergerakan mahasiswa Islam Indonesia) Samarinda menghadiri mimbar bebas di gerbang kampus UINSI
banner 120x600

Borneokita.com, Samarinda – Puluhan kader PMII (pergerakan mahasiswa Islam Indonesia) Samarinda menghadiri mimbar bebas di gerbang kampus UINSI (Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda) yang di gelar PMII komisariat UINSI Samarinda.

Aksi ini merupakan bagian dari peringatan ‘September Gelap’, sebuah momen refleksi atas berbagai peristiwa kelam dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi di Indonesia.

Para aktivis mahasiswa silih berganti menyampaikan orasi, mengingatkan kembali kasus-kasus bersejarah yang menjadi bagian dari ‘September Gelap’, seperti Tragedi Semanggi II, pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib, hingga peristiwa-peristiwa lainnya yang menelan korban.

Mereka menuntut agar kasus-kasus tersebut tidak dilupakan dan keadilan bagi para korban benar-benar ditegakkan.

Husni Mubarak selaku ketua umum PMII Komisariat PMII mengungkapkan bahwa mimbar ini sebagai ajang refleksi kader PMII dalam memperingati September gelap.

“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa sejarah kelam bangsa tidak boleh terulang, dan kader PMII harus terus berdiri di garis depan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan”

Di tengah lalu lintas yang ramai, kehadiran mahasiswa dengan bendera dan orasi yang menggugah perhatian para pengguna jalan. Aksi ini menunjukkan peran aktif mahasiswa dalam mengawal isu-isu kemanusiaan dan mengingatkan masyarakat luas akan pentingnya memegang teguh nilai-nilai keadilan.

Mimbar bebas ini dihadiri oleh ketua umum PMII cabang Kota Samarinda beserta Ketua PKC PMII Kalimantan Timur dan jajarannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *