Joha Fajal: Warga Terpaksa Berbagi Sambungan Air dengan Tetangga, Pemerintah Harus Hadir Beri Solusi

Foto : Anggota DPRD Samarinda, Joha Fajal
banner 120x600

Borneokita.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal, menyoroti masih adanya masyarakat yang belum memiliki sambungan air bersih secara mandiri sehingga terpaksa mengambil pasokan air dari rumah tetangga. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih perlunya pemerataan layanan air bersih di sejumlah wilayah Kota Samarinda.

Joha mengatakan, persoalan utama yang dihadapi masyarakat bukan hanya terbatasnya jaringan distribusi, tetapi juga tingginya biaya penyambungan baru bagi rumah yang berada jauh dari pipa utama. Akibatnya, sebagian warga memilih menggunakan sambungan milik tetangga sebagai solusi sementara.

“Kalau masyarakat belum mampu memasang sambungan sendiri, akhirnya mereka mengambil air dari tetangganya. Kondisi seperti ini masih kita temukan di lapangan,” ujar Joha.

Menurutnya, praktik tersebut memang membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, dalam jangka panjang diperlukan sistem pelayanan yang lebih baik agar setiap rumah memiliki sambungan resmi sehingga distribusi air lebih tertata dan pelayanan kepada pelanggan semakin optimal.

“Menurut saya, akan lebih baik jika masyarakat yang sementara menggunakan sambungan tetangga difasilitasi sampai akhirnya memiliki sambungan resmi sendiri. Pembiayaannya juga perlu dipikirkan bersama agar tidak memberatkan masyarakat,” katanya.

Ia menilai perusahaan daerah bersama Pemerintah Kota Samarinda perlu merancang skema bantuan atau subsidi bagi masyarakat kurang mampu, terutama untuk biaya pembangunan jaringan menuju rumah pelanggan. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi bergantung pada sambungan milik tetangga.

Joha berharap pengembangan jaringan distribusi air bersih yang direncanakan pemerintah, termasuk melalui dukungan anggaran dari pemerintah pusat, dapat segera direalisasikan. Menurutnya, semakin luas cakupan jaringan, semakin banyak pula masyarakat yang dapat menikmati layanan air bersih secara mandiri, aman, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *