Borneokita.com, KALTIM – Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur diduga digeledah oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur pada Senin (16/3/2026).
Penggeledahan tersebut disinyalir berkaitan dengan penyidikan dugaan kasus korupsi di sektor pertambangan batu bara.
Berdasarkan pantauan di lokasi, dua unit mobil operasional milik Kejati Kaltim terlihat terparkir di halaman Kantor Dinas ESDM sejak pagi hari.
Sejumlah petugas dari korps adhyaksa dilaporkan berada di dalam gedung untuk melakukan pemeriksaan dokumen serta sejumlah aset yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan.
“Sejak pagi memang terlihat ada kendaraan Kejati masuk ke halaman kantor. Beberapa petugas juga terlihat berada di dalam ruangan untuk melakukan pemeriksaan,” ujar salah seorang sumber di lingkungan kantor tersebut.
Meski demikian, suasana di Kantor Dinas ESDM Kaltim tampak relatif sepi saat proses penggeledahan berlangsung. Aktivitas pegawai tidak terlihat seperti biasanya, sehingga situasi di area kantor terkesan lengang.
“Pegawai yang datang ke kantor memang tidak banyak hari ini. Informasinya sebagian bekerja dari rumah atau Work From Home,” kata sumber tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sebagian besar pegawai Dinas ESDM Kaltim sedang menjalankan tugas secara daring. Kondisi tersebut membuat aktivitas di kantor menjadi terbatas selama proses penggeledahan berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas ESDM Kaltim terkait aktivitas penggeledahan tersebut. Upaya konfirmasi kepada sejumlah pejabat di instansi tersebut juga belum membuahkan hasil.
“Belum ada pernyataan resmi dari pimpinan. Kami juga masih menunggu informasi lebih lanjut terkait kegiatan tersebut,” ujar salah seorang staf yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur juga belum memberikan penjelasan detail mengenai dokumen atau barang bukti yang diperiksa maupun disita dalam kegiatan tersebut.
Kepastian mengenai objek penyidikan serta pihak-pihak yang terkait dalam dugaan kasus korupsi sektor pertambangan tersebut masih menunggu pernyataan resmi dari Kejati Kaltim. Hingga kini, proses penggeledahan disebut masih berlangsung.
Sumber (Kaltim Today).











