DPRD Samarinda Tegaskan Komitmen Kawal Kinerja BPR agar Tetap Berkontribusi bagi PAD

Foto : Anggota DPRD Samarinda, Iswandi.
banner 120x600

Borneokita.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kinerja BPR Samarinda agar mampu mempertahankan kondisi keuangan yang sehat sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Samarinda, Iswandi, usai rapat dengar pendapat (hearing) Komisi II DPRD Kota Samarinda bersama jajaran BPR Samarinda di Gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu (1/7/2026).

Menurut Iswandi, fungsi pengawasan DPRD tidak hanya sebatas mengevaluasi capaian laba perusahaan daerah, tetapi juga memastikan tata kelola perusahaan berjalan dengan baik sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah sebagai pemegang saham.

“Kami melihat bukan hanya soal besar kecilnya laba, tetapi bagaimana perusahaan ini dikelola dengan baik, sehat, dan mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberhasilan BPR Samarinda membukukan laba pada tahun sebelumnya menjadi salah satu indikator positif yang patut diapresiasi. Meski target laba tahun 2026 diperkirakan cukup berat tercapai, DPRD tetap mendorong manajemen agar menjaga tren positif tersebut.

“Kalau targetnya nanti tidak sampai Rp2,7 miliar mungkin masih bisa dimaklumi. Yang penting perusahaan tetap memperoleh laba dan kondisi keuangannya tetap sehat,” katanya.

Iswandi juga mengapresiasi keberhasilan manajemen dalam memperbaiki kualitas pembiayaan dan menekan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL). Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan proses pembenahan yang dilakukan direksi selama beberapa tahun terakhir telah membuahkan hasil.

“Yang harus dipertahankan adalah prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit. Jangan sampai persoalan kredit bermasalah yang pernah terjadi kembali terulang,” tuturnya.

Ia berharap BPR Samarinda mampu memanfaatkan momentum membaiknya aktivitas ekonomi daerah pada semester kedua tahun 2026 untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha mikro dan kecil. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya memperkuat kinerja bisnisnya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda dan peningkatan PAD melalui dividen kepada Pemerintah Kota Samarinda,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *