Anhar: Masa Depan Pendidikan Samarinda Ditentukan Keberanian Kepala Daerah 

Foto: Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar.
banner 120x600

Borneokita.com, SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar, menilai penyelesaian berbagai persoalan pendidikan di Kota Samarinda sangat bergantung pada komitmen dan keberanian kepala daerah dalam menetapkan skala prioritas pembangunan. Menurutnya, banyak persoalan pendidikan sebenarnya dapat diselesaikan apabila pemerintah menjadikannya sebagai program prioritas.

Anhar mengatakan, keterbatasan daya tampung sekolah, pemerataan fasilitas pendidikan, hingga pembangunan sekolah baru bukan semata-mata persoalan anggaran. Lebih dari itu, dibutuhkan keberpihakan pemerintah agar kebutuhan dasar masyarakat dapat dipenuhi.

“Kalau saya melihat, persoalannya tinggal di level pimpinan kepala daerah saja. Kalau pendidikan benar-benar diprioritaskan, saya yakin persoalan yang ada bisa diselesaikan secara bertahap,” ujar Anhar, Kamis (8/7/2026).

Ia menjelaskan, kemampuan fiskal daerah sebenarnya dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan pendidikan apabila pemerintah memiliki komitmen yang kuat dalam menentukan prioritas pembangunan. Karena itu, setiap kebijakan harus mengutamakan kepentingan masyarakat luas.

“Uangnya sebenarnya ada. Tinggal bagaimana pemerintah menentukan prioritas anggaran untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di sektor pendidikan,” katanya.

Anhar menilai, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya akan dirasakan oleh daerah pada masa mendatang. Oleh sebab itu, pembangunan sekolah, penambahan ruang belajar, hingga peningkatan kualitas layanan pendidikan harus menjadi perhatian utama pemerintah.

“Kalau kita ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia, maka pendidikan harus ditempatkan sebagai prioritas. Jangan sampai persoalan yang sama terus berulang setiap tahun,” tegasnya.

Ia menambahkan, DPRD akan terus memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar kebijakan pendidikan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan jangka pendek, tetapi juga memiliki arah pembangunan yang berkelanjutan.

Anhar berharap Pemerintah Kota Samarinda dapat memperkuat komitmen dalam membenahi sektor pendidikan melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, dengan kepemimpinan yang memiliki visi yang jelas, berbagai persoalan pendidikan di Samarinda dapat diselesaikan secara bertahap,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *